Copyrights @ setrikauapindonesiaSetrika Uap Indonesia

URL Foto 1" /> URL Foto 2" /> URL Foto 3" /> URL Foto 4" />

Tips Membuka Usaha laundry

Share
Di kota-kota besar, bisnis ‘kain kotor’ ini sudah tak asing lagi. Bahkan Anda banyak melihat bisnis ini sudah berkembang dengan sistem waralaba. Memang kelihatannya dengan waralaba akan tampak lebih mudah, cepat terkenal dan langsung ramai. Tapi di sisi lain sistem waralaba ini akan membutuhkan biaya yang cukup besar pula kan?? Tak ada salahnya Anda mencoba mendirikan sendiri usaha Laundry. Kalau dipikir-pikir sih usaha ini terbilang mudah dan simpel karena intinya kita hanya mencuci dan merawat baju konsumen.
Untuk menentukan lokasi usaha Laundry, pilih lokasi di daerah kampus, kost-kostan, atau perkantoran. Para mahasiswa atau pelajar yang kost kebanyakan ‘malas’ jika melihat pakaian kotor menumpuk (apalagi kaum pria). Sedangkan di daerah perkantoran, tak jarang para pegawainya juga tak memiliki waktu lebih untuk mengurusi pakaian kotor. Waktu mereka pun habis untuk pekerjaan, berangkat pagi – pulang malam. Berikutnya tempat usaha Anda nanti setidaknya memiliki luas yang memadai.

Berikut beberapa persiapan jika Anda ingin menjalankan bisnis Laundry ini : 
  1. Lokasi yang strategis. Sesuaikan pula dengan harga sewa tempat.
  2. Mesin cuci dan pengering pakaian. Jumlahnya menyesuaikan budget Anda.
  3. Alat setrika uap / listrik.
  4. Pegawai/ karyawan. Sementara itu, untuk tenaga administrasi bisa Anda tangani sendiri terlebih dahulu.
  5. Biaya operasional untuk biaya detergent, pewangi & pelembut pakaian, biaya air, listrik, plastik pembungkus.
  6. Peralatan pendukung seperti : mesin, keranjang pakaian kotor, rak / almari untuk menempatkan pakaian yang siap kirim, gantungan baju, timbangan ( untuk Laundry kiloan).
  7. Armada untuk antar jemput pesanan. 
Dan ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam bisnis ini :
  1. Rekrut tenaga pencuci dan training mereka untuk selalu ramah terhadap pelanggan, memahami standart pencucian yang baik, dan tepat waktu dalam pengerjaan order ( hal-hal inilah yang menjadi standart layanan Laundry waralaba).
  2. Buatlah sistem pembukuan sederhana.
  3. Buatlah nota order cucian, jangan lupa beri logo / alamat usaha Laundry Anda (promosi terselubung).
  4. Pelajari standart pencucian yang bersih, pengeringan dan tahap setrika yang baik sesuai jenis kain.
  5. Pelajari tentang resiko kerusakan pakaian karena perubahan warna saat dicuci, luntur atau kusut. Jangan sampai Anda mengecewakan pelanggan terhadap kesalahan pencucian, karena bisa membuat Anda kehilangan pelanggan.
  6. Buat spanduk di tempat Anda dan sebarkan brosur Laundry Anda ke lokasi kost-kostan, perumahan, perkantoran, losmen, rumah sakit dll. Setidaknya Anda harus giat sebar brosur setiap 3 bulan sekali. Ini dimaksudkan untuk menggaet pelanggan baru.
  7. Buat promosi dengan gratis pencucian setiap pengumpulan nota 10x cuci atau setiap nominal tertentu. 
Jika Anda menjalankan dengan sungguh-sungguh, lambat laun Anda bisa menambah armada mesin cuci Anda dengan banyaknya pelanggan yang datang. Jangan menganggap ini adalah bisnis rendahan, karena dengan keuletan, kesabaran, dan kerja keras Anda pasti akan meraup jutaan rupiah. Wokey, sudah siapkah Anda mulai berbisnis ?