Cara merawat dan menyetrika gorden

setrikauap arin | Sabtu, Februari 14, 2015


Ingatkah Ibu kapan terakhir kali mencuci gorden-gorden di rumah? Ukuran gorden yang lebar dan juga bahannya yang khusus terkadang membuat Ibu enggan untuk mencuci gorden sendiri.
Gorden sebaiknya dicuci 3 hingga 6 bulan sekali. Alasannya cukup sederhana, karena posisi gorden yang selalu menggantung di jendela maupun di pintu membuat gorden menjadi tempat bersarangnya debu. Gorden menjadi cepat kotor dan kusam,yang tentunya tidak baik untuk kesehatan sistem pernafasan, terutama jika ada anggota keluarga yang memiliki asma atau alergi terhadap debu.
Ibu tentu dapat menyiasati hal ini dengan membawanya ke binatu. Cara ini memang lebih mudah, namun tentunya membutuhkan biaya ekstra. Padahal, jika mengetahui tipsnya, tentu Ibu lebih memilih untuk mencuci gorden sendiri di rumah. Untuk mengetahui cara mencuci gorden dengan mesin cuci dan juga beberapa tips dalam menyetrika gorden simak lebih lanjut di dalam artikel ini!

Kenali Bahan Pembuat Gorden
Memang tidak semua gorden dapat dengan mudah dicuci dengan mesin cuci. Untuk gorden yang terbuat dari katun, polyester atau satin yang bersifat ringan dan lemas, pada umumnya dapat dicuci biasa dengan mesin cuci. Sedangkan bahan yang lebih berat dan tebal seperti beludru dan organza membutuhkan pengaturan khusus saat dicuci dengan mesin cuci. Sebelum mencucinya atau membawanya ke penatu, sebaiknya kenali dulu bahan gorden Anda.
Kebanyakan gorden memang tidak memiliki keterangan label perawatan. Ada baiknya bertanya pada penjual saat Ibu membelinya, apakah gorden tersebut terbuat dari bahan yang dapat dicuci biasa atau harus dengan jasa dry clean.

Atasi Noda Pada Gorden
Sebelum mencuci gorden dengan mesin cuci, pastikan bahwa gorden Ibu sudah bersih dari noda. Untuk noda ringan seperti makanan atau jejak tangan, Anda dapat langsung mencucinya menggunakan mesin cuci dengan pemilihan deterjen Matic yang tepat.
Apabila Ibu harus menghadapi noda yang sangat membandel, oleskan sedikit deterjen cair langsung pada noda tersebut. Selanjutnya rendam bagian gorden yang terkena noda selama kurang lebih setengah jam. Lalu angkat dan kucek bagian yang terkena noda hingga noda memudar dan menghilang.

Mencuci Gorden dengan Menggunakan Mesin Cuci
Untuk gorden yang sangat kotor, aktifkan fungsi pra-cuci atau pre-wash pada mesin cuci Anda. Pre-washmerupakan proses perendaman tanpa deterjen. Fungsi ini membantu proses pengangkatan debu dan kotoran pada gorden sebelum proses pencucian.
Fungsi ini selain memastikan hasil cucian lebih bersih juga meringankan proses pencucian itu sendiri. Dengan demikian, untuk pencuciannya Ibu cukup memilih pengaturan putaran delicate yang tentunya lebih baik untuk serat-serat kain dan dapat membantu menjaga keawetan gorden.
Pastikan juga Anda menggunakan deterjen yang sesuai dengan mesin cuci yang Anda miliki di rumah. Untuk mesin cuci bukaan atas, gunakan deterjen dengan tingkat deterjensi tinggi yang menghasilkan busa yang banyak. Sedangkan untuk mesin cuci bukaan depan, gunakan deterjen dengan tingkat deterjensi rendah sehingga busa yang dihasilkan sedikit.
Menggunakan deterjen yang sesuai dengan mesin cuci yang Ibu miliki penting untuk meperoleh hasil pencucian yang maksimal dan sekaligus memelihara tabung mesin cuci Anda.

Cara Menyetrika Gorden
Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan pada saat pencucian untuk membuat pekerjaan menyetrika gorden menjadi lebih ringan.
Bergembiralah kalau mesin cuci yang Ibu miliki sudah dilengkapi dengan pengaturan Anti Kusut karena bisa jadi Ibu bahkan tidak perlu menyetrika gorden tersebut.
Pastikan Ibu hanya memasukkan maksimal 2 lembar gorden ke dalam mesin cuci dan tidak mencampurnya dengan bahan berukuran lebar lainnya seperti seprai atau karpet. Tujuannya adalah untuk memberikan ruang gerak yang lebih banyak pada gorden sehingga meminimalisir munculnya kusut dan lipatan.
Saat merendam gorden, gunakan deterjen yang mengandung pelembut untuk menghaluskan kain sehingga mencegah kekusutan.
Jika ada bagian gorden yang masih kusut, Ibu bisa menyetrikanya dengan cara berikut ini:
Gunakan pengaturan panas yang sedang dan jangan terlalu tinggi untuk tidak merusak serat kain gorden.
Lipat gorden menjadi beberapa bagian lalu setrika gorden per bagian tersebut.
Alternatif lain, Ibu bisa menyetrika gorden perlahan-lahan mulai dari bawah ke atas.
Mudah, bukan? Mengapa menghabiskan uang untuk membawa gorden ke binatu kalau Ibu bisa melakukannya sendiri di rumah dengan bantuan mesin cuci.

Memulai Bisnis Laundry

setrikauap arin | Minggu, November 09, 2014
Bagaimana memulai bisnis laundry? Mulai dari modalnya, perincian biaya untuk membeli alat dan fasilitas yang harus dipenuhi, hingga perkiraan pengeluaran per bulan dalam bisnis laundry dan keuntungannya. Selain itu, jika ingin ber-partner apa saja kriteria partner bisnis yang baik dan dapat dipercaya? Jika kita tak sanggup membeli alat atau fasilitas berat seperti mesin cucinya, apakah bisa menyewanya?

Di Indonesia ada beberapa jenis usaha yang masih termasuk ke dalam kategori bisnis laundry alias cuci-mencuci baju. Bisnis laundry dari jenis yang paling sederhana dikenal dengan cuci-setrika. Bisnis ini biasanya menjamur di daerah yang banyak terdapat kos-kosan atau rumah kontrakan, dimana penyewa kos atau kontrakan tak sempat atau tak bisa melakukan cuci dan setrika baju sendiri. Biasanya ini dikerjakan oleh pembantu atau penjaga kos-kosan itu.

Sementara bentuk laundry yang canggih di Indonesia dari dulu dikenal dengan istilah binatu. Dalam bahasa modern saat ini lebih dikenal dengan istilah laundry dry clean, dimana untuk laundry pakaian dicuci menggunakan mesin cuci. Sedangkan untuk dry clean pakaian dibersihkan dengan cairan kimia khusus yang bisa membersihkan dan merontokkan kotoran di pakaian tanpa dicuci secara biasa. Usaha jenis ini yang dulu hanya dilakukan secara rumahan atau terdapat di hotel-hotel mewah untuk fasilitas tamunya, lalu mulai menjamur di tahun 1990-an, sejak dimulainya sistem franchise (waralaba) bisnis ini dari luar negeri.

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir juga menjamur bisnis sejenis yang menggunakan waralaba lokal dan sistem agency yang bisa memberikan layanan dengan harga lebih terjangkau. Layanan, yang tadinya hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas atas, kini bisa dinikmati masyarakat kelas menengah ke bawah.

Tak berhenti sampai di situ, kombinasi antara layanan murah dengan layanan cuci-setrika tadi berkembang lebih kreatif lagi dengan munculnya laundry kiloan. Yaitu laundry biasa, tapi dengan harga yang dibayarkan berdasarkan hitungan kilogram (bukan per potong pakaian).

Nah, bila Anda menginginkan bisnis laundry untuk kelas menengah yang bisa terjangkau seluruh lapisan, mari kita lihat persiapan apa saja yang harus dilakukan.

Pertama, modal untuk investasi yang dibutuhkan untuk lokasi penjualan (outlet tempat menerima pelanggan atau cucian), lokasi mencuci, dan peralatan berupa mesin-mesin yang dibutuhkan, serta instalasi air, listrik, dan buangan air kotor.

Lokasi tempat menerima cucian dan tempat mencuci bisa dilakukan di tempat yang sama atau terpisah, mengingat dibutuhkan instalasi air yang memerlukan ruang dan biaya yang juga besar.

Ada pun mesin yang dibutuhkan adalah: cash register (mesin hitung uang), mesin cuci baju kapasitas besar/ industri, mesin pengering baju kapasitas besar, mesin setrika press besar, dan setrika tangan. Ini minimum standar mesin yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini. Jika jumlah cucian belum terlalu banyak, mesin press (setrika otomatis) bisa digantikan seterika tangan yang harganya jauh lebih murah.

Mesin cash register digunakan di lokasi penerima cucian untuk mencatat dan menerima transaksi keuangan. Mesin cuci digunakan untuk mencuci pakaian yang bisa dicuci dengan mesin biasa, sedangkan pakaian yang tak bisa dicuci dengan mesin cuci biasa harus dicuci secara terpisah.

Kendati Indonesia negara tropis dengan matahari yang terus bersinar, kita tak bisa mengandalkan matahari untuk mengeringkan cucian. Selain itu, diperlukan ruang jemuran yang amat besar untuk mengeringkan pakaian. Bila musim hujan tiba, akan sulit untuk mengeringkan pakaian. Maka, dibutuhkan mesin pengering cucian.

Mesin setrika (press) otomatis juga diperlukan, tapi untuk mendapatkan press-line atau garis setrika yang jelas dan tegas biasanya tukang cuci lebih menyukai setrika tangan yang berat, karena memberikan hasil yang jauh lebih maksimal, meski membutuhkan tenaga pekerja lebih banyak.Sedangkan untuk biaya operasional sehari-hari komponennya: biaya sewa tempat deterjen dan pelunak cucian, air, bahan kimia untuk dry-clean, dan SDM (pekerja). Untuk lokasi bisa di rumah sendiri, terutama lokasi untuk tempat mencuci. Sedangkan air, bisa pakai air tanah, tapi usahakan disaring lebih dulu karena air tanah yang kotor bisa merusak pakaian.

Di beberapa laundry modern, biasanya menggunakan mesin penyaring air sebelum digunakan atau mesin daur ulang air. Beberapa laundry modern yang lebih mewah dan mahal bisa menggunakan air minum mineral untuk mencuci pakaian pelanggan. Dibutuhkan 1 orang pekerja di tempat penerima cucian, 2 orang pekerja di tempat pencucian, 1 orang untuk mencuci, dan 1 orang lagi untuk setrika pakaian.

Modal terbesar yang harus dipersiapkan adalah untuk pembelian mesin-mesin dan sewa tempat. Adapun harga mesin relatif ke jenis mesin yang ingin dibeli. Mesin cuci punya spesifikasi, tergantung dari jumlah kilogram yang ingin dicuci apakah 10 kg, 20 kg, 30 kg, dan seterusnya, begitu juga dengan mesin pengering. Untuk mesin-mesin kelas industri keluaran Jerman memiliki kualitas terbaik, tapi harganya jauh lebih mahal dibandingkan mesin keluaran Jepang.

Untuk memulai usaha jenis rumahan, Anda bisa memakai mesin rumahan, tetapi daya tampung cucinya kurang besar. Sehingga bila permintaan cucian meningkat Anda harus menggunakan beberapa mesin cuci. Berbisnis laundry mengandalkan kuantitas yang besar, karena keuntungan per potong dari sisi nominal tak terlalu besar.

Maka, pemasaran atau jumlah cucian akan amat menentukan kapan investasi Anda kembali modal serta keuntungan yang ingin diraih. Jika usaha ini ingin dilakukan dengan skala menengah memang dibutuhkan modal yang cukup besar, antara ratusan juta sampai satu miliar rupiah.

Ber-partner jadi salah satu alternatif yang bisa dilakukan. Namun, mencari partner pun tak mudah. Harus ada kecocokan dan kesamaan visi dan misi dalam menjalankan usaha bersama. Juga harus ada hitung-hitungan tegas dan jelas dalam modal serta sistem bagi hasil. Jika tak dibuatkan dalam bentuk legal (badan hukum), harus ada perjanjian bersama yang mengikat.

Banyak sekali seluk beluk soal bisnis ini yang bisa Anda ketahui jika ingin memulainya di level menengah. Untuk informasi lebih lanjut, ada asosiasi atau perkumpulan dari pengusaha laundry (khususnya laundry menengah dan besar), dimana Anda bisa bertanya lebih spesifik dan mendetail seputar usaha ini. Salam usaha!

Sumber : kompas.com

Baca juga :

Setrika Uap Untuk Pengusaha Gorden

setrikauap arin | Rabu, November 05, 2014

Azka Gorden adalah salah satu dari beberapa konsumen kami yang mempercayakan setrika uap untuk investasi mesin setrika gordennya.

Sebelumnya beliau menggunakan jasa setrika untuk menyetrika gordennya. Tapi dipikir-pikir lagi jasa setrika goden lumayan mengambil keuntungan bersih dari penjulannya. Lalu Pak Budi menghemat biaya operasional dengan menyetrika gordennya sendiri dengan setrika listrik. Pernah kejadian gordennya berlubang karena setrika listriknya terlalu panas. tidak jadi menghemat malah merugi. Alhasil, pak budi membuat gorden yang baru lagi. tak habis akal, pak budi melapisi gordennya sebelum di timpa dengan setrika listrik tak lupa pula sering mengontrol panas dan tidaknya setrika. Hal itu menjadi pekerjaan yang sangat berat,  ribet dan super rempong. Gosokan setrika tidak bisa sekali jika menggunakan setrika listrik harus berkali-kali bolak-balik dan dengan tenaga menekan setrika agar cepat licin.

Akhirnya beliau mencari tau mesin Setrika untuk Gorden. Banyak orang yang beliau tanya tentang mesin tersebut kepada setiap orang yang sepertinya tau tentang mesin setrika gorden menurut pak Budi. Banyak juga yang memberi masukan dan mengusulkan mesin setrika gorden. sebut saja "si A" : Pak Budi ada setrika yang dicari pak budi. kalau mau lihat barangnya. Ayo, bareng saya!! Berangkatlah Pak Budi dengan Si A.
Ternyata tabungnya ketika diangkat sangat berat, tanpa safety valve, tanpa pipa kaca pengukur air, hanya ada corong dan katup selang saja...
Menurut pembuatnya, cara penggunaannya isikan air ke tabung sampai penuh, jika air berlebih baru dikurangi dengan cara memiringkan tabungnya,, lalu kompor dinyalakan lalu 1 jam kemudian katup uap dibuka, jika sudah ada uap. tabung disuruh angkat dan di pindah ke tungku areng. mencegah tekanan uapnya berlebih.
wooooiiii, yang bener aja tabung berat, +sudah terisi air, panas pula,,, masih pindah2. OMG..sudah ga ada safety valve sama presure gauge ini yang nyetrika karyawan ntar kalau meledak yang tanggung jawab nyawa karyawan saya siapa??? 
Pak Budi langsug mundur..

Cari2 info lagi ketemu deh dengan setrika uap semarang.. dengan bahan tabung dalam dan tabung luar stainless steel..
Pengamanan lebih Ok punya..
Pipa kaca pengukur air untuk ngecek air dalam tabung masih apa enggak,,
Presure gauge, buat ngerti tekanan uapnya berapa? masil stabil 30-40psi ga?
atau malah lebih dari 40 psi kan kalau ada safety valvekan tenang dia bisa ngeluarin tekanan uap yang over tadi..
Keamanan yang Ok punya jug menjadi pertimbagan Pak Budi untuk menginvestasikan modalnya untuk membeli Setrika uap kami. dibawah ini pengambilan video ditempat usaha Pak Budi (Azka Gorden).





















Baca Juga 

Kelebihan Setrika Uap

setrikauap arin | Kamis, Oktober 09, 2014
Kelebihan : 
  1. Keunggulan produk kami dibanding produk sejenis adalah dibahannya. Bahan kami stainless steel. Jadi bisa dicermati ketika membeli apakah didalam keterangan spesifikasi produk yang akan anda beli tercantum bahan yang digunakan. Stainless steel lebih awet karena tidak mudah berkarat dan keropos. Berat tabung lebih ringan dibanding yang menggunakan bahan besi.

Dry Cleaning

setrikauap arin | Senin, September 22, 2014
Mahalnya Mesin Dry Cleaning yang dibandrol hingga ratusan juta, membuat pengusaha-pengusaha baru dibidang laundry berpikir berkali-kali lipat, jika ingin berinvestasi ke Mesin Dry Cleaning. Sebenarnya Apakah Pencucian Dry Cleaning itu? dan apakah bedannya dengan Laundry? Bagaimana prospek kedepannya Jasa Dry Clean? Akan kita bahas di halaman ini hingga ke Teknik Dry Clean Manual dan Kimia Dry Cleaningnya Dry Cleaning: merupakan pencucian tanpa menggunakan air, solvensebagai pengganti air. Mengapa Teknik ini dipakai? karena tidak semua jenis bahan pakaian/linen dapat dicuci dengan air, dan sulitnya air bersih di negara-negara tertentu membuat Dry Cleaning sangat terkenal dan lebih banyak dijumpai di negara-negara maju dibanding Laundry.
Coba anda perhatikan label kain pada pakaian bermerk/brand dan pakaian-pakaian yang mahal harganya, tertulis disitu Dry Clean Only. Karena dengan pencucian dry clean lebih awet(longlasting) terhadap pakaian/linen/kain dibanding mencuci dengan air. Kami melakukan penelitian mencuci kemeja dengan cara Dry Cleaning dan Laundry (menggunakan air) setelah pencucian ke 1000 kali, maka terlihat, pakaian yang dicuci menggunakan air, mulai rusak; serat kain menjadi tipis, warna pudar,dll. Kami menjumpai pada usaha laundry-laundry kiloan yang menerima jasa dry cleaning, dan kami mentest kemeja untuk dicucikan, ternyata ada banyak pengusaha laundry kiloan yang menerima jasa dry clean tetapi tidak menggunakan proses atau teknik yang benar, kemeja/pakaian hanya diberi uap panas/steamer. Cara seperti ini tidak bisa membunuh bakteri/kuman serta menghilangkan bau keringat terutama pada ketiak/lengan bawah. Dry clean haruskah menggunakan mesin khusus? Dry clean (cuci kering) artinya mencuci tidak menggunakan air sebagai media.

Lalu bagaimana caranya kerjanya ?

Cara kerjanya dengan melewatkan pakaian pada suatu ruangan uap yang dipenuhi oleh zat kimia berupa solvent yang dapat melarutkan kotoran, dan membuat kotoran menjadi kering dan kemudian terlepas dari pakaian dengan bantuan gesekan dan bantingan dari mesin yang pada akhirnya membuat pakaian menjadi bersih .Dan kemudian dikeringkan dengan menggunakan udara panas.
Lalu bagaimana cara Dry clean yang murah dan meriah tanpa investasi yang mahal ? mesin dryclean 15 kg paling murah Rp 450 jt per unit baru untuk mesin yang bekas Rp 50 jt itupun banyak problemnya. Saya memiliki laundry ingin mengerjakan dryclean tapi enggak mau beli mesin dryclean, bisa?Tentu saja bisa caranya ???


Mau tahu???
 
Mesin dry clean hanya bisa digunakan untuk dry clean tidak bisa digunakan untuk yang lain kini ada teknik khusus untuk mengerjakan dry clean tanpa menggunakan mesin dry clean namun hasilnya sama dengan dryclean.
Keuntungan melimpah dengan investasi murah.
Informasi lebih jelasnya hubungi 
081 22 99 0 99 77
Pin BB 2B006C55
baca Kelebihan Setrika Uap listrik 0 watt

Tips Menyetrika

setrikauap arin | Sabtu, September 20, 2014

Anda tidak sendirian! Banyak orang yang tidak suka menyetrika.

Selalu ingat:

  • Banyak barang yang dapat diambil dari jemuran dan langsung dilipat atau digantung tanpa harus disetrika
  • Membeli kain yang dapat digantung saat masih basah akan mengurangi kebutuhan penyetrikaan
  • Menggunakan pelembut kain pada bilasan terakhir siklus pencucian membuat barang lebih mudah disetrika
  • Gunakan juga Molto Trika untuk hasil setrika lebih licin dan lembut
Back to top

Setrika Uap Semarang © 2011

Published By Windroidclub

Visitor Counter